|| Share
Senin, 14 Februari 2011 - 09:44:04 WIB
Makan Bakso Mercon di Dalam Kampus
Diposting oleh : Administrator Rajaresep.com
Kategori: Tempat Makan Favorit
- Dibaca: 1445 kali
Bandung -
Nama Pengirim: Rusli
Email: calistung@xxx.com
Siapa
sangka di kantin kampus terdapat penjual bakso yang enak. Pengalaman
tak terlupakan itu saya temukan saat makan siang di sebuah penjual bakso
bernama 'Bakso Kampus'. Bakso gepengnya mantap plus bakso mercon yang
super puedes dengan kuah yang gurih-gurih enak!
Saat itu seorang teman yang berkantor di daerah Lodan center mengajak saya untuk makan siang di Universitas Bunda Mulia.
Ketika
memasuki lokasi kantin kampus tersebut (yang didesain seperti food
court mall) mata saya tertuju pada sebuah counter penjual baso bernama
"Bakso Kampus".
Selain namanya yang menggelitik rasa penasaran,
sebagai penggemar berat hidangan bakso maka saya pun langsung menhampiri
counter Bakso Kampus tersebut. Di meja konter telah berjejer berbagai
aneka baso seperti baso sapi gepeng, baso sapi urat, baso sapi isi keju,
baso sapi isi telur, baso sapi pedas, bakso ikan, bakso ikan isi ayam,
bakso ikan goreng dan suikiaw.
Kesemuanya tampak menggiurkan dan
dapat dipilih sendiri oleh pembeli. Bahkan tidak seperti penjual bakso
lainnya yang menarik sang penjual membebaskan pembelinya untuk mengambil
mie dan bihun sebanyak yang pembeli suka. Wah memang benar-benar cocok
untuk mahasiswa nih.
Setelah mengantri beberapa waktu akhirnya
tiba juga giliran saya. Sambil antri tadi saya sudah ngiler sekaligus
penasaran melihat butiran bakso gepeng dan bakso mercon yang betuknya
sangat besar dan menantang. Sambil memilih baso saya berusaha untuk
ngobrol dengan sang penjual.
"Baso mercon itu baso dengan rasa
pedas Mas" jawab sang penjual memupuskan rasa penasaran saya sedari
tadi. Karena penasaran maka saya pun mengambil masing-masing 1 porsi
bakso gepeng (isi 5 butir), bakso urat (isi 5 butir) dan bakso mercon
(isi 3 butir). Harga satu porsi bakso ini berkisar dari Rp. 10.000,00
sampai Rp. 15.000,00.
Setelah membayar, lalu saya pun segera
bergabung dengan teman saya disalah satu meja untuk segera menyantap
buruan saya tadi. Masing-masing baso diberi pelengkap daun seledri,
bawang goreng dan minyak bawang putih sehingga harum baunya makin
mengundang selera.
Pertama saya menyantap bakso gepeng, hmmm....
baksonya sangat renyah dan padat berisi daging bukan sagu seperti baso
murahan. Kuahnya juga pas nikmatnya karena selain masih panas serta
terasa kaldu sapi asli. Sehingga membuat si bakso makin mulus meluncur
ke dalam perut saya.
Selanjutnya saya menyantap bakso urat, sama
seperti bakso gepeng tadi bakso urat ini renyah dan padat berisi. Lalu
saya pun beralih ke bakso mercon yang ukuranya cukup besar. Baso ini
selain di beri taburan daun seledri, bawang goreng dan potongan cabe
rawit. Benar saja ternyata begitu saya makan rasa pedasnya seperti
meledak dalam mulut saya seperti mercon.
Semua jenis bakso sangat
enak dan cocok di lidah saya, sungguh tidak menyangka di dalam sebuah
kampus seperti ini bersembunyi penjual bakso yang enak sekali. Maksud
hati sih ingin mencicipi juga bakso-bakso yang lain, namun apa daya
perut sudah tidak dapat di ajak kerjasama alias kekenyangan.
Namun
saya tidak kehilangan akal setelah melihat banyak mahasiswi yang
membeli baso tersebut untuk dibawa pulang. Maka saya pun memutuskan
untuk membungkus 1 porsi baso keju dan baso telur untuk istri tercinta
di rumah. Hmmm.... kapan ya diajak lagi ke kampus UBM, kangen juga nih
menyantap Bakso Kampus.
Bakso Kampus
Universitas Bunda Mulia
Lodan - Jakarta
(dev/Odi)
food.detik.com
rajaresep.com












|| Share